Menu

Kekurangan Dan Cara Mengatasi Dampak Negatif Dari TV

0 Comment

Sebagai media telekomunikasi, tentu saja televisi memiliki banyak kelebihan. Misalnya saja seperti konten yang bisa memanjakan penonton dari segi audio dan visual, hingga jadwal tayang yang non-stop 24 jam setiap harinya. Meski begitu, tidak sedikit masyarakat yang juga mengeluh akan dampak negatif yang dibawa televisi. Ini berarti sewa smart tv tidak hanya memiliki kelebihan namun juga beberapa kekurangan.

Beberapa kekurangan yang dimiliki televisi sebagai media telekomunikasi antara lain:

  • Komunikasi hanya terjadi satu arah. Televisi atau tv hanya bisa menyampaikan informasi kepada penonton. Namun penonton tidak bisa memberikan feedback secara langsung. Penonton hanya mampu menyimak apa yang disiarkan sehingga tidak ada komunikasi dua arah yang terjadi.
  • Jangkauan jaringan yang terbatas juga menjadi salah satu kekurangan televisi. Beberapa channel tv mungkin tidak bisa ditangkap jaringan didaerah terpencil. Sehingga memiliki televisi juga dirasa percuma jika tidak mampu menayangkan siaran.
  • Televisi juga masih sangat bergantung pada listrik. Televisi tidak diisi ulang dayanya seperti ponsel dan harus selalu terkoneksi dengan aliran listrik jika ingin digunakan. Sehingga jika terjadi pemadaman listrik maka tv pun otomatis tidak akan bisa dihidupkan.
  • Konten yang disiarkan diatur sesuai jadwal. Hal ini bisa saja menghadirkan kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, waktu siaran acara lebih teratur dan penonton bisa mengantisipasi penayangannya. Kekurangannya, penonton bisa dengan mudah melewatkan siaran dan ketinggalan informasi yang diinginkan.
  • Kekurangan lainnya ialah tidak semua konten sesuai untuk semua usia. Selain itu, setiap channel memiliki jadwal yang berbeda. Bisa saja satu channel menayangkan konten dewasa di jam-jam dimana anak-anak biasa menonton televisi.

Kekurangan televisi diatas memiliki beberapa dampak negatif khususnya yang berhubungan dengan kesesuaian konten dengan usia penonton. Namun ada berbagai carayang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Misalnya saja dengan mengawasi anak ketika menonton televisi sehingga hanya diberikan konten yang sesuai usia mereka, tidak menempatkan tv dikamar anak, serta membatasi waktu untuk anak menonton televisi. Sehingga anak tidak menghabiskan waktu seharian hanya untuk nonton tv.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *